Selasa, 28 April 2009

Sakit Mata

Pada minggu-minggu ini di Mojokerto banyak orang terjangkit sakit mata. Termasuk saya. Kemarin (28/4) pada pagi hari mata saya sangat gatal dan berwarna sangat merah. Langsung saja minyak habbatus sauda', minyak zaitun dan madu menjadi konsumsi dan saya oleskan di mata. Perih juga. Walhasil lumayan bagus. Akan tetapi pada hari ini giliran ibu, istri dan kedua anak saya terkena.
Dari apa yang saya alami, orang yang sakit mata harus banyak istirahat dan menempati kamar khusus dalam rumah untuk memperkecil resiko menular pada orang lain.

Sabtu, 07 Februari 2009

Ini Rumah saya



Oh ya, sebenarnya ini masuk tulisan pertama, tapi karena satu dan lain hal saya baru entri kali ini.
Rumah saya di Jl. KH. Ismail Gg II, No. 38 desa kedungmaling sooko mojokerto jawa timur. Di bawah ini foto rumah dan kamar pasien saya.

Pasien yang Diikuti Jin

Saya memiliki pasien yang unik-unik. Salah satunya adalah Pak Sam (Nama saya samarkan). Beliau bekerja di sebuah badan keuangan PT Tjiwi Kimia. Ketika datang ke rumah mengeluh sakit sebenarnya tidak ada hal aneh yang saya rasakan. Baru ketika berdialog lama sampai jam 11 malam dia menceritakan sesuatu yang membuat saya terkejut. Pada intinya dia diikui jin. Saya bilang kepada dia jangan terperdaya oleh jin itu. Uniknya lagi jin yang mengikuti dia saya simpulkan mengerti penyakit. Bahkan ketika tangan Pak Sam saya pegang untuk akupressure dia melihat di daerah pundak saya ada warna putih berpendar. Saya pesan kepada dia supaya terus berusaha menghafalkan surat Al Baqarah semampunya. Anehnya dia bilang kalau mau mengafalkan surat itu ada perasaan menolak. Saya terus menyarankan supaya terus berusaha, karena begitulah tipu daya setan untuk menjebak manusia sedikit demi sedikit.

Minggu, 18 Januari 2009

Sakit Telinga


Pada malam harinya (18/1) datang Pak Balukia (wali murid di SD Muhammadiyah Plus Mojokerto). Satu minggu sebelumnya dia sudah mengeluh sakit di telinga kirinya. Keluhan lainnya telinga kirinya sulit untuk mendengar sedangkan telinga kanan terlalu peka. dia juga menderita darah rendah. Sudah ke rumah sakit dan dokter THT tidak begitu baik.
Setelah bercakap-cakap sejenak saya mempersilahkan dia berbaring dan mulai saya tusuk titik akupunktur dekat telinga. Setelah shalat isya' saya suguhi dia teh diseduh dengan kayu manis. Dia takjub akan rasanya. Saya ceritakan teh semacam itu itu baik untuk pencernaan dan membuat tubuh rileks.
Setelah itu saya persilahkan dia duduk untuk saya tusuk bagian kepala dan saya bekam sekalian di daerah pungung. Sambil bercerita tentang kakeknya di Aceh dulu juga tukang bekam walaupun buta dia merasa rileks. Padahal sebelumnya di masjid dekat rumahnya ada pengobatan bekam gratis dia tidak berani. Alhamdulillah setelah terapi dia merasa lebih nyaman dan telinganya berkurang sakitnya. Saya kasih sirup madu arab dicampur minyak zaitun supaya diminum sebelum tidur. Satu sendok diaduk dengan segelas air hangat. Semoga bermanfaat.

Butuh Sehat



Kemarin (18/1) ada pasien lama saya mengantarkan temannya untuk terapi. Pasien saya yang lama namanya Pak Her, seorang guru olahraga di sebuah SMK negeri Kabupaten Mojokerto, sebelumnya sakit batuk angin berhari-hari. Alhamdulillah setelah saya bekam tiga titik punggung dan satu titik di daerah bronkia serta pulangnya saya kasih sirup campuran minyak zaitun, habbatus sauda' dan madu arab sakitnya hilang. La temannya ini punya keluhan yang sama. Tetapi sebenarnya dia tidak berani jarum ataupun bekam. Setelah diceritai Pak Her temannya itu akhirnya 'nekat' berobat. Dengan teknik yang sama akan tetapi saya tusuk akupunktur di daerah bronkia serta kepala bagian belakang. Alhamdulillah setelah terapi dia merasa mendingan. Semoga sehat pak.