Profesi sebagai tabib adalah salah satu hal yang tidak saya gembar-gemborkan kepada orang yang baru saya kenal. Karena apabila setiap ketemu orang baru saya menceritakan bahwa saya sebagai tabib, menurut saya, seolah-olah saya ingin orang tersebut menjadi pasien saya. Orang yang baru mengenal saya hanyalah mengetahui bahwa saya seorang guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Pacet Mojokerto.
Ketika Pak Solikin (teman guru di MANSA Kota Mojokerto) terapi dan tanya apakah ada guru Pacet yang tahu profesi saya, saya bilang tidak ada dan saya harap untuk saat ini tidak ada. Pun ketika bu Sri (teman di MANSA juga tapi dulu pernah ngajar di SMAN 1 Pacet) terapi ke rumah menanyakan hal sama saya minta untuk ndak bilang-bilang.
Tetapi Allah menakdirkan lain. Kemarin pagi ada tiga orang bermobil datang ke rumah. Dua orang laki-laki turun dari Kijang dan yang wanita di dalam mobil menunggu. Mereka tanya, "Apakah Tabib Wirawan ada?" Ayah dan ibu saya yang duduk-duduk nyantai di depan rumah sontak memanggil istri saya bahwa ada yang mencari saya. Saya waktu itu di SMAN 1 Pacet. Ketika istri saya keluar dan memberitahu keberadaan saya. Laki-laki itu balik bertanya, "Ngajar di SMP atau SMA?"
"SMA," jawab istri saya.
"Lho, anak saya juga ngajar di sana. Namanya Bu Nunung ngajar Bahasa Indonesia." Lalu bapak itu menelpon anaknya dan memastikan bahwa anaknya kenal saya. Ya jelas kenal, wong saya satu-satunya guru CPNS baru di sana.
Akhirnya terbongkar juga profesi lain saya.
Selasa, 19 Mei 2009
Selasa, 05 Mei 2009
Pengobatan Diabetes secara Herbal
Penyakit kencing manis atau juga disebut Diabetes Melitus (DM) dapat diderita oleh seseorang karena faktor keturunan atau pola hidup yang tidak sehat. Secara medis seseorang yang terkena penyakit ini ‘wajib’ minum obat semacam Gliben atau disuntik insulin apabila tingkat penyakitnya sudah tinggi. Lalu bagaimana dengan sudut pandang herbal atau pengobatan tradisional? Secara pengalaman ada satu hal yang mungkin sulit diterima oleh dunia medis bahwa beberapa pasien saya dapat sembuh total dari DM tanpa mengkonsumsi obat kimia dalam proses terapi pengobatannya.
Secara jujur memang 50:50 bila dibandingkan dengan pasien yang bisa dibilang tidak bisa sembuh total. Akan tetapi pasien yang sembuh banyak persamaannya. Mereka yang sembuh adalah pasien yang disiplin menjalani proses terapi akupunktur, bekam dan akupresur. Untuk 10 kali pengobatan awal mereka rutin terapi seminggu dua kali. Untuk herbal mereka saya kasih resep minum teh mahkota dewa, serta mengkunsumsi minyak jinten hitam dan minyak zaitun setiap harinya. Di antara pasien-pasien tersebut ada yang gula darhnya sempat di atas 400, ada yang tujuh tahun tidak bisa berhubungan seks dengan istrinya (impoten), ada yang matanya nyaris buta, dan ada yang tidak dapat punya anak akhirnya bisa punya anak. Semuanya itu terjadi atas ijin Allah. Dan yang jelas semuanya sekarang sudah hidup seperti orang normal. Bahkan ada salah satu pasien yang sembuh tersebut nekat makan durian dan makan sate kambing. Setelah saya tes Alhamdulillah gula darahnya tidak melebihi 170. Setelah saya terapi turun menjadi 120.
Dari pengalaman di atas saya memberikan semangat kepada Anda yang menderita DM janganlah putus asa. Akan tetapi ada beberapa tips:
1. Makan dan minum yang sehat dan seimbang.
2. Kerja dan istirahat yang seimbang.
3. Mengkonsumsi minyak jinten hitam dan zaitun secara rutin.
4. Hindari terjadi luka pada tubuh. Apabila terlanjur luka maka segera disteril dan diolesi minyak jinten hitam atau zaitun.
5. Mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta berdoa kesembuhan penyakit Anda.
Secara jujur memang 50:50 bila dibandingkan dengan pasien yang bisa dibilang tidak bisa sembuh total. Akan tetapi pasien yang sembuh banyak persamaannya. Mereka yang sembuh adalah pasien yang disiplin menjalani proses terapi akupunktur, bekam dan akupresur. Untuk 10 kali pengobatan awal mereka rutin terapi seminggu dua kali. Untuk herbal mereka saya kasih resep minum teh mahkota dewa, serta mengkunsumsi minyak jinten hitam dan minyak zaitun setiap harinya. Di antara pasien-pasien tersebut ada yang gula darhnya sempat di atas 400, ada yang tujuh tahun tidak bisa berhubungan seks dengan istrinya (impoten), ada yang matanya nyaris buta, dan ada yang tidak dapat punya anak akhirnya bisa punya anak. Semuanya itu terjadi atas ijin Allah. Dan yang jelas semuanya sekarang sudah hidup seperti orang normal. Bahkan ada salah satu pasien yang sembuh tersebut nekat makan durian dan makan sate kambing. Setelah saya tes Alhamdulillah gula darahnya tidak melebihi 170. Setelah saya terapi turun menjadi 120.
Dari pengalaman di atas saya memberikan semangat kepada Anda yang menderita DM janganlah putus asa. Akan tetapi ada beberapa tips:
1. Makan dan minum yang sehat dan seimbang.
2. Kerja dan istirahat yang seimbang.
3. Mengkonsumsi minyak jinten hitam dan zaitun secara rutin.
4. Hindari terjadi luka pada tubuh. Apabila terlanjur luka maka segera disteril dan diolesi minyak jinten hitam atau zaitun.
5. Mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta berdoa kesembuhan penyakit Anda.
Label:
alami,
diabetes,
habbatus sauda',
herbal,
jinten hitam,
minyak zaitun,
sembuh
Sakit Mata (2)
Ada hikmah setelah saya dan keluarga menderita sakit mata. Saya dapat menemukan pengobatan yang lumayan cepat apabila Anda menderita sakit mata. Ini dapat saya buktikan sendiri. Teman saya, pak Erwin, sudah sakit mata dua hari sebelum saya terkena. Akan tetapi ketika saya sudah sembuh pada hari Kamis, dia masih sakit mata. Hal tersebut juga ketika saya bandingkan dengan tetangga yang terkena sakit mata lebih dari satu minggu. Padahal anak saya cuman 1 hari. Mau tahu resepnya?
Selain menggunakan tetes mata yang dijual bebas di pasaran dan di apotik saya menggunakan tetes mata merk Otem (yang di dalamnya ada kandungan madunya). Serta pada mata saya olesi minyak zaitun. Selama sakit mata istri saya juga rajin bikin minuman buah pepaya (serbat pepaya). Alhamdulillah kami sakit mata tidak lebih dari 4 hari sudah sembuh. Silahkan mencoba.
Selain menggunakan tetes mata yang dijual bebas di pasaran dan di apotik saya menggunakan tetes mata merk Otem (yang di dalamnya ada kandungan madunya). Serta pada mata saya olesi minyak zaitun. Selama sakit mata istri saya juga rajin bikin minuman buah pepaya (serbat pepaya). Alhamdulillah kami sakit mata tidak lebih dari 4 hari sudah sembuh. Silahkan mencoba.
Selasa, 28 April 2009
Sakit Mata
Pada minggu-minggu ini di Mojokerto banyak orang terjangkit sakit mata. Termasuk saya. Kemarin (28/4) pada pagi hari mata saya sangat gatal dan berwarna sangat merah. Langsung saja minyak habbatus sauda', minyak zaitun dan madu menjadi konsumsi dan saya oleskan di mata. Perih juga. Walhasil lumayan bagus. Akan tetapi pada hari ini giliran ibu, istri dan kedua anak saya terkena.
Dari apa yang saya alami, orang yang sakit mata harus banyak istirahat dan menempati kamar khusus dalam rumah untuk memperkecil resiko menular pada orang lain.
Dari apa yang saya alami, orang yang sakit mata harus banyak istirahat dan menempati kamar khusus dalam rumah untuk memperkecil resiko menular pada orang lain.
Sabtu, 07 Februari 2009
Ini Rumah saya
Pasien yang Diikuti Jin
Saya memiliki pasien yang unik-unik. Salah satunya adalah Pak Sam (Nama saya samarkan). Beliau bekerja di sebuah badan keuangan PT Tjiwi Kimia. Ketika datang ke rumah mengeluh sakit sebenarnya tidak ada hal aneh yang saya rasakan. Baru ketika berdialog lama sampai jam 11 malam dia menceritakan sesuatu yang membuat saya terkejut. Pada intinya dia diikui jin. Saya bilang kepada dia jangan terperdaya oleh jin itu. Uniknya lagi jin yang mengikuti dia saya simpulkan mengerti penyakit. Bahkan ketika tangan Pak Sam saya pegang untuk akupressure dia melihat di daerah pundak saya ada warna putih berpendar. Saya pesan kepada dia supaya terus berusaha menghafalkan surat Al Baqarah semampunya. Anehnya dia bilang kalau mau mengafalkan surat itu ada perasaan menolak. Saya terus menyarankan supaya terus berusaha, karena begitulah tipu daya setan untuk menjebak manusia sedikit demi sedikit.
Minggu, 18 Januari 2009
Sakit Telinga
Pada malam harinya (18/1) datang Pak Balukia (wali murid di SD Muhammadiyah Plus Mojokerto). Satu minggu sebelumnya dia sudah mengeluh sakit di telinga kirinya. Keluhan lainnya telinga kirinya sulit untuk mendengar sedangkan telinga kanan terlalu peka. dia juga menderita darah rendah. Sudah ke rumah sakit dan dokter THT tidak begitu baik.
Setelah bercakap-cakap sejenak saya mempersilahkan dia berbaring dan mulai saya tusuk titik akupunktur dekat telinga. Setelah shalat isya' saya suguhi dia teh diseduh dengan kayu manis. Dia takjub akan rasanya. Saya ceritakan teh semacam itu itu baik untuk pencernaan dan membuat tubuh rileks.
Setelah itu saya persilahkan dia duduk untuk saya tusuk bagian kepala dan saya bekam sekalian di daerah pungung. Sambil bercerita tentang kakeknya di Aceh dulu juga tukang bekam walaupun buta dia merasa rileks. Padahal sebelumnya di masjid dekat rumahnya ada pengobatan bekam gratis dia tidak berani. Alhamdulillah setelah terapi dia merasa lebih nyaman dan telinganya berkurang sakitnya. Saya kasih sirup madu arab dicampur minyak zaitun supaya diminum sebelum tidur. Satu sendok diaduk dengan segelas air hangat. Semoga bermanfaat.
Label:
akupunktur,
bekam,
madu,
rileks,
sakit telinga,
teh,
THT,
zaitun
Langganan:
Postingan (Atom)

