Senin, 15 Juni 2009

Lancar Buang Air Besar dan Berkurang Nyeri

Bu Ninik, seorang guru Biologi di salah satu SMP di Kabupaten Mojokerto, kemarin datang ke ruma bersama suaminya tepat sebelum adzan maghrib. Mereka mau beli kapsul habbah sauda' (jinten hitam) produk ash Shihah 2 botol. Tidak langsung pulang, mereka shalat maghrib sekalian di rumah. Bu Ninik di rumah saya sedangkan suaminya bersama saya di musholla Jumat Legi yang tempatnya di depan rumah.

(Kapsul minyak jinten hitam "Habasyi Sauda" produk Ash Shihah)

Setelah shalat maghrib kami bercengkerama. Dalam pembicaraan yang kami lakukan, Bu Ninik bercerita kalau kapsul habbah sauda' cocok untuknya. Dengan tubuhnya yang gemuk dia sulit untuk buang air besar (BAB). Ketika BAB dia harus bekerja keras. Kakinya pun sering ngilu. Setelah mengkonsumsi habbah sauda' dua kapsul setiap hari menjelang tidur malam keluhannya hilang. BAB lancar, rasa ngilu di kaki kiri hilang dan di kaki kanan berkurang. Dia juga cerita ketika awal-awal mengkonsumsi habbah sauda' kebetulan telinganya seperti ada suara angin dan telinganya sakit. Sebelumnya dia berencana akan membawa ke THT. Alhamdulillah, setelah empat hari semua keluhan telinganya hilang.

Kamis, 11 Juni 2009

Habbah Sauda'


Habbah sauda' (jinten hitam) disebut juga habbatul barokah merupakan salah satu metode pengobatan yang sesuai dengan sunnah (petunjuk) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Beberapa nama lainnya adalah nigella sativa, black seed dan syuwainiez. Dinyatakan dalam Shahih Bukhari Muslim dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Salamah bahwa Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang bersabda:

"Hendaklah kalian menggunakan habbatus sauda karena ia mengandung obat untuk setiap penyakit, kecuali kematian."
(HR Bukhari 10/121 dan Muslim 2215)

Penggunaan jinten hitam dalam pengobatan nabawi biasanya dikonsumsi berupa serbuk dan minyak. Sesuai pengalaman saya, beberapa orang merasa mual setelah mengkonsumsi yang berbentuk serbuk. Beberapa pasien ada yang diare setelah minum yang minyak. Namun apabila kita yakin bahwa apa yang disampaikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pasti atas wahyu Allah azza wa jalla maka saya anggap itu semua adalah proses kesembuhan. Dan memang, ternyata pasien yang mengalami gangguan ketika mengkonsumsi habbah sauda ternyata habis makan makanan yang mengganggu pencernakan mereka. Saya sendiri cenderung memilih yang berbentuk minyak. Beberapa produk yang sering saya pakai adalah Surrati (berbentuk minyak dalam kemasan botol kaca produk Saudi) dan Ash Shihah yang kapsul (satu botol isinya 60 kapsul).

Kandungan jinten hitam adalah Crystaline Nigellone dan Arginine, Asam Alfa Linolenic dan Asam Linolenic, 15 macam Asam Amino protein, Karbohidrat, minyak Olatile (Alkaloid, Saponin, Crube Fiber), Kalsium, Sodium, Protasium, Magnesium, Selenium dan zat besi, Karotin, Vitamin A, B1, B2, B6, C, E, dan Niacin.

Beberapa penyakit yang selama ini saya obati dengan jinten hitam adalah kencing manis (diabetes mellitus), darah tinggi, kolesterol, asam urat, masalah pencernakan, lever dan influensa.

Selasa, 19 Mei 2009

Akhirnya Terbongkar Juga

Profesi sebagai tabib adalah salah satu hal yang tidak saya gembar-gemborkan kepada orang yang baru saya kenal. Karena apabila setiap ketemu orang baru saya menceritakan bahwa saya sebagai tabib, menurut saya, seolah-olah saya ingin orang tersebut menjadi pasien saya. Orang yang baru mengenal saya hanyalah mengetahui bahwa saya seorang guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Pacet Mojokerto.

Ketika Pak Solikin (teman guru di MANSA Kota Mojokerto) terapi dan tanya apakah ada guru Pacet yang tahu profesi saya, saya bilang tidak ada dan saya harap untuk saat ini tidak ada. Pun ketika bu Sri (teman di MANSA juga tapi dulu pernah ngajar di SMAN 1 Pacet) terapi ke rumah menanyakan hal sama saya minta untuk ndak bilang-bilang.

Tetapi Allah menakdirkan lain. Kemarin pagi ada tiga orang bermobil datang ke rumah. Dua orang laki-laki turun dari Kijang dan yang wanita di dalam mobil menunggu. Mereka tanya, "Apakah Tabib Wirawan ada?" Ayah dan ibu saya yang duduk-duduk nyantai di depan rumah sontak memanggil istri saya bahwa ada yang mencari saya. Saya waktu itu di SMAN 1 Pacet. Ketika istri saya keluar dan memberitahu keberadaan saya. Laki-laki itu balik bertanya, "Ngajar di SMP atau SMA?"
"SMA," jawab istri saya.
"Lho, anak saya juga ngajar di sana. Namanya Bu Nunung ngajar Bahasa Indonesia." Lalu bapak itu menelpon anaknya dan memastikan bahwa anaknya kenal saya. Ya jelas kenal, wong saya satu-satunya guru CPNS baru di sana.

Akhirnya terbongkar juga profesi lain saya.

Selasa, 05 Mei 2009

Pengobatan Diabetes secara Herbal

Penyakit kencing manis atau juga disebut Diabetes Melitus (DM) dapat diderita oleh seseorang karena faktor keturunan atau pola hidup yang tidak sehat. Secara medis seseorang yang terkena penyakit ini ‘wajib’ minum obat semacam Gliben atau disuntik insulin apabila tingkat penyakitnya sudah tinggi. Lalu bagaimana dengan sudut pandang herbal atau pengobatan tradisional? Secara pengalaman ada satu hal yang mungkin sulit diterima oleh dunia medis bahwa beberapa pasien saya dapat sembuh total dari DM tanpa mengkonsumsi obat kimia dalam proses terapi pengobatannya.

Secara jujur memang 50:50 bila dibandingkan dengan pasien yang bisa dibilang tidak bisa sembuh total. Akan tetapi pasien yang sembuh banyak persamaannya. Mereka yang sembuh adalah pasien yang disiplin menjalani proses terapi akupunktur, bekam dan akupresur. Untuk 10 kali pengobatan awal mereka rutin terapi seminggu dua kali. Untuk herbal mereka saya kasih resep minum teh mahkota dewa, serta mengkunsumsi minyak jinten hitam dan minyak zaitun setiap harinya. Di antara pasien-pasien tersebut ada yang gula darhnya sempat di atas 400, ada yang tujuh tahun tidak bisa berhubungan seks dengan istrinya (impoten), ada yang matanya nyaris buta, dan ada yang tidak dapat punya anak akhirnya bisa punya anak. Semuanya itu terjadi atas ijin Allah. Dan yang jelas semuanya sekarang sudah hidup seperti orang normal. Bahkan ada salah satu pasien yang sembuh tersebut nekat makan durian dan makan sate kambing. Setelah saya tes Alhamdulillah gula darahnya tidak melebihi 170. Setelah saya terapi turun menjadi 120.

Dari pengalaman di atas saya memberikan semangat kepada Anda yang menderita DM janganlah putus asa. Akan tetapi ada beberapa tips:
1. Makan dan minum yang sehat dan seimbang.
2. Kerja dan istirahat yang seimbang.
3. Mengkonsumsi minyak jinten hitam dan zaitun secara rutin.
4. Hindari terjadi luka pada tubuh. Apabila terlanjur luka maka segera disteril dan diolesi minyak jinten hitam atau zaitun.
5. Mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta berdoa kesembuhan penyakit Anda.

Sakit Mata (2)

Ada hikmah setelah saya dan keluarga menderita sakit mata. Saya dapat menemukan pengobatan yang lumayan cepat apabila Anda menderita sakit mata. Ini dapat saya buktikan sendiri. Teman saya, pak Erwin, sudah sakit mata dua hari sebelum saya terkena. Akan tetapi ketika saya sudah sembuh pada hari Kamis, dia masih sakit mata. Hal tersebut juga ketika saya bandingkan dengan tetangga yang terkena sakit mata lebih dari satu minggu. Padahal anak saya cuman 1 hari. Mau tahu resepnya?
Selain menggunakan tetes mata yang dijual bebas di pasaran dan di apotik saya menggunakan tetes mata merk Otem (yang di dalamnya ada kandungan madunya). Serta pada mata saya olesi minyak zaitun. Selama sakit mata istri saya juga rajin bikin minuman buah pepaya (serbat pepaya). Alhamdulillah kami sakit mata tidak lebih dari 4 hari sudah sembuh. Silahkan mencoba.

Selasa, 28 April 2009

Sakit Mata

Pada minggu-minggu ini di Mojokerto banyak orang terjangkit sakit mata. Termasuk saya. Kemarin (28/4) pada pagi hari mata saya sangat gatal dan berwarna sangat merah. Langsung saja minyak habbatus sauda', minyak zaitun dan madu menjadi konsumsi dan saya oleskan di mata. Perih juga. Walhasil lumayan bagus. Akan tetapi pada hari ini giliran ibu, istri dan kedua anak saya terkena.
Dari apa yang saya alami, orang yang sakit mata harus banyak istirahat dan menempati kamar khusus dalam rumah untuk memperkecil resiko menular pada orang lain.

Sabtu, 07 Februari 2009

Ini Rumah saya



Oh ya, sebenarnya ini masuk tulisan pertama, tapi karena satu dan lain hal saya baru entri kali ini.
Rumah saya di Jl. KH. Ismail Gg II, No. 38 desa kedungmaling sooko mojokerto jawa timur. Di bawah ini foto rumah dan kamar pasien saya.